PJS Bupati Dompu Hadir Sebagai Narasumber Seminar Nasional Pepadu 2024
Foto, PJS, Bupati Dompu Hadir Sebagai Narasumber di Seminar Nasional Pepadu 2024
ChanelNtbNews Dompu NTB – Usai dilantik dan dikukuhkan oleh Penjabat Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Barat pada Selasa tanggal 24 September 2024 di Gedung Graha Bhakti Praja. Mataram, beberapa waktu yang lalu.
PJS Bupati Dompu, Baiq Nelly Yuniarti, AP, MSi, langsung menjalankan tugasnya, dalam mengabdikan diri untuk masyarakat Bumi Nggahi Rawi Pahu.
PJS Bupati, Baiq Nelly mulai bekerja tampil menjadi Narasumber di acara Seminar Nasional Pengembangan Produk Unggulan Berbasis Potensi Lokal (PEPADU) dalam mewujudkan Blue Economy dan Gleen Economy berkelanjutan.
Acara Seminar yang diadakan Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi yang diselengarakan Universitas Mataram dan Lembaga Penelitian Pengabdian Kepada Masyarakat, berlangsung di Ball Room Lombok Raya Hotel Mataram, Kamis (26/9/2024).
Seminar Dalam rangka Dias Natalis Universitas Mataram ke-62 tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor Unram Bidang Akademik Prof. Dr. Siti Yuliana, M.Si.
Prof. Dr. Siti Yuliana, MSi, menyampaikan selamat datang kepada semua hadirin serta menjelaskan berbagai prospek program unggulan NTB yang kompetitif dan kooperatif bidang perkebunan, kehutanan pertanian dan Pariwisata khususnya pengembangan kawasan MotorGP yang menjadi salah satu magnet untuk menumbuhkan kesejahteraan masyarakat menuju Blue Economy dan Green Economy.
“Sebenarnya, masyarakat NTB tidak boleh ada yang miskin, dan kalau ada maka ada yang salah dalam pengelolaan berbagai potensi sumberdaya lokal kita,” katanya.
Oleh karena itu, dirinya mengajak kepada semua pihak khususnya Perguruan Tinggi untuk ikut terlibat menciptakan dan melahirkan inovasi terkait tata kelola SDA, sehingga persoalan angka kemiskinan dapat teratasi.
“Mari, kita bersama-sama berkontribusi untuk memajukan NTB menuju Blue Economy dan Green Economy,” ajaknya.
Sementara, Dikesempatan yang sama, PJS Bupati Dompu, Baiq Nelly Yuniarti sebagai Narasumber memaparkan berbagai peran Dinas Perdagangan Provinsi NTB, sebagai muara semua potensi yang dilaksanakan berbagai organisasi perangkat daerah mulai dari sektor Pertanian, Perkebunan, Perikanan, Kelautan, Pariwisata, Peternakan dan lainnya.
Dan semuanya pasti bermuara pada Dinas Perdagangan sebagai Marketing atas semua potensi yang ada sesuai dengan tugas dan fungsi, khususnya dalam memasarkan produk daerah baik secara regional, nasional maupun Internasional.
“Untuk mengoptimalkanya harus bekolaborasi dengan banyak pihak salah satunya bekerjasama dengan Universitas Mataram,” katanya.
Sesuai dengan Peraturan Gubernur NTB Nomor 43 Tahun 2020 tentang pemberdayaan Usaha Mikro Kecil, Menengah melalui Bela dan Beli Produk Lokal.
Bertujuan untuk menumbuhkan cinta produk lokal, menyerap produk usaha lokal, meningkatkan daya saing, menekan angka pengangguran, mempercepat penurunan angka kemiskinan, mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Untuk mewujudkanya, kami telah merumuskan berbagai kebijakan strategis pengendalian dan pembinaan kegiatan mulai dari Perlindungan konsumen, Pengawasan Dan Tertib Niaga, Pengembangan Perdagangan Dalam Negeri, Pengembangan Perdagangan Luar Negeri dan lainya,” katanya.
Lanjut, Baiq Nelly menjelaskan berbagai produk potensi lokal di NTB, salah satunya di Kabupaten Dompu yang memiliki program unggulan Jarapasaka (Jagung, Porang, Padi, Sapi dan Ikan) yang nantinya akan didorong untuk dapat diolah sehingga memiliki nilai tambah secara ekonomi bagi masyarakat.
“PR (tugas,red) kita sekarang harus mampu menumbuhkan semangat masyarakat untuk berani memproduksi potensi lokal agar memiliki nilai tambah,” pungkasnya.
Ia menambahkan, tantangan terbesar lainya adalah harus dapat menumbuhkan semangat generasi milenial untuk ikut terlibat dan bergerak di semua sektor potensi unggulan lokal di NTB.
“Oleh sebab itu, koloborasi semua pihak khususnya melalui perguruan tinggi ini perlu untuk dilakukan guna membangun dan membentuk SDM yang potensial sehingga Pengembangan Produk Unggulan Berbasis Potensi Lokal dalam mewujudkan Blue Economy dan Gleen Economy berkelanjutan di NTB dapat terwujud dengan baik,” ajak Baiq Nelly akhiri paparannya.(Sumber Prokopim)p
Penulis : IW